Arus listrik AC merupakan jenis arus listrik yang mengalir searah, namun terjadi secara bolak-balik. Sementara itu, arus DC atau direct current ini sendiri merupakan salah satu jenis arus listrik yang mengalir searah dari kutub positif ke kutub negatif. Lalu, apa sih sebenarnya yang membedakan antara arus AC dan DC ini? Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

panduanteknisi.com

Perbedaan Antara Arus AC dan DC

  1. Arus Listrik AC (Bolak-Balik)
  • Arus listrik ini sangat aman digunakan untuk mentransfer listrik pada jarak panjang. Selain itu, bisa juga memberikan banyak kekuatan ketika sedang mentransfer arusnya.
  • Arah aliran elektron yang terjadi pada arus listrik AC ini dikarenakan adanya magnet yang mengitari di sepanjang kawatnya.
  • Frekuensi pada arus AC berkisar antara 50 Hz hingga 60 Hz, tergantung pada sebuah negara yang sedang menggunakan frekuensi tersebut.
  • Arus AC ini akan berbalik arah ketika sedang mengalir pada suatu rangkaian listrik.
  • Besarnya arus listrik AC ini juga cukup bervariasi terhadap waktunya.
  • Aliran arah elektron pada arus listrik AC ini akan selalu bergantian, maju maupun mundur.
  • Arus AC ini juga bisa didapatkan dari generator pada arus yang terjadi secara bolak-balik.
  • Parameter passive yang ada pada arus listriknya sendiri yakni impedansi.
  • Faktor daya yang ada pada arus listrik AC ini diantaranya adalah 0 dan 1.
  • Jenis dari arus listrik AC sendiri diantaranya adalah segitiga, sinusoida, segiempat, dan trapesium.
  1. Arus Listrik DC (Searah)
  • Yang menjadi perbedaan arus ac dan dc pertama adalah dimana rus listrik DC tidak bisa melakukan perjalanan jauh. Hal ini dikarenakan arus DC akan mulai melemah, bahkan kehilangan energi ketika melakukan perjalanan jauh.
  • Penyebab yang menentukan arah elektron pada arus DC ini adalah maget stabil yang ada pada sepanjang kawatnya.
  • Frekuensi pada arus DC ini adalah 0.
  • Arus listrik DC ini tetap mengalir satu arah pada rangkaiannya.
  • Besaran yang ada pada arus listrik DC tetap terhadap waktunya.
  • Alirah dari arah elektron pada arus listrik DC juga selalu bergerak di dalam satu arah atau yang biasanya disebut dengan bergerak maju.
  • Arus listrik DC ini sendiri bisa didapatkan dari sell atau baterai.
  • Parameter passive pada arus listrik DC ini sendiri adalah hambatan.
  • Faktor daya pada arus listri DC pasti selalu 1.
  • Jenis dari arus listrik DC ini adalah pulse atau yang sering disebut dengan murni.

Inilah beberapa perbedaan arus ac dan dc yang perlu Anda ketahui. Semoga penjelasan ini membuat Anda lebih paham untuk membedakan mana arus listrik AC dan mana arus listrik DC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *